Myphonedaily.com – Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, resmi melantik Riduan sebagai Komisaris Independen Bank Bengkulu periode 2025–2029. Pelantikan berlangsung di Aula Moechtar Azehari, Graha Bank Bengkulu, Senin (20/10/2025). Sosok kelahiran Tebing Tinggi, 7 November 1965, ini dikenal luas sebagai birokrat tangguh dengan rekam jejak panjang di dunia pemerintahan daerah.
Read More : Bengkulu Point
Karier Panjang di Dunia Pemerintahan
Riduan memulai kariernya di Kementerian Hukum dan HAM, tepatnya di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Bengkulu pada tahun 1994. Dari situ, langkahnya berlanjut ke berbagai posisi strategis di pemerintahan daerah. Pada 2008, ia menjabat sebagai Kepala Bidang Sosial Budaya Bappeda Bengkulu Tengah, lalu diangkat menjadi Sekretaris Bappeda pada 2012–2015.
Kinerjanya yang konsisten mengantarkan Riduan menjadi Kepala Bappeda Kota Bengkulu pada 2016, yang kemudian berkembang menjadi Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan (Bapelitbang). Di periode 2017–2019, ia memimpin perencanaan pembangunan berbasis data dan partisipasi masyarakat.
Jabatan Strategis dan Reputasi Profesional
Antara 2019 hingga 2021, Riduan dipercaya menjadi Kepala Badan Kesbangpol Kota Bengkulu, sembari menjabat Plt Kepala BPKAD. Selanjutnya, ia memimpin Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) pada 2021–2022, serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) pada 2022–2025. Dalam setiap jabatan, Riduan dikenal tegas, disiplin, dan memiliki kemampuan manajerial yang kuat.
Latar Belakang Akademik dan Integritas Pribadi
Sebagai lulusan Ilmu Pemerintahan dan Administrasi Publik Universitas Bengkulu, Riduan punya landasan akademik yang solid. Ia juga rutin mengikuti pelatihan nasional di bidang perencanaan keuangan dan reformasi birokrasi. Di kalangan rekan sejawat, Riduan dikenal berintegritas tinggi dan hidup sederhana. Kekayaannya yang dilaporkan melalui LHKPN tergolong wajar, mencerminkan hasil kerja kerasnya selama puluhan tahun sebagai birokrat.
Harapan Baru untuk Bank Bengkulu
Kini, sebagai Komisaris Independen Bank Bengkulu, Riduan diharapkan menjadi penjaga arah perusahaan agar tetap transparan dan berpihak pada kemajuan ekonomi daerah. Dengan pengalaman panjang di sektor publik, ia diyakini mampu memperkuat penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG). Langkahnya dari dunia birokrasi menuju perbankan menandai babak baru pengabdian, membawa semangat integritas dan profesionalisme untuk kemajuan Bank Bengkulu.