Myphonedaily.com – Suasana ruang Pola Pemerintah Provinsi Bengkulu pada Senin (20/10/2025) terasa penuh semangat. Gubernur Bengkulu Helmi Hasan melantik dua pejabat eselon II, disertai pelantikan 35 pejabat eselon III dan 12 pejabat eselon IV. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat struktur birokrasi Pemprov Bengkulu agar lebih profesional dan berorientasi pada pelayanan publik.
Read More : Bengkulu Sumatera Apa
Pejabat eselon II yang dilantik antara lain Yurizal Yunus, mantan Kepala Satpol PP Kota Bengkulu, kini dipercaya menjabat sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Provinsi Bengkulu.
Sementara Ns. Gusti Miniarti yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas DP3AP2KB Kabupaten Bengkulu Tengah, kini resmi memimpin Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB (DP3AP2KB) Provinsi Bengkulu.
Helmi Hasan Tegaskan Evaluasi Kinerja 3 Bulan
Dalam sambutannya, Gubernur Helmi menegaskan bahwa jabatan adalah amanah, bukan hadiah. Seluruh pejabat yang baru dilantik akan dievaluasi dalam tiga bulan pertama masa kerja mereka. “Selama tiga bulan ke depan, kinerja pejabat baru akan kami pantau. Jika tidak sesuai target, akan kami evaluasi dan bisa saja diganti,” tegas Helmi.
Ia juga mengingatkan bahwa penempatan jabatan dilakukan berdasarkan kemampuan dan seleksi profesional oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD). Namun, hasil akhirnya tetap akan dilihat dari kerja nyata dan inovasi masing-masing pejabat dalam menjalankan tanggung jawabnya.
Baca juga: Voli! Tim Voli Putri Bengkulu Utara Melaju Ke Babak Final Kejuaraan Tingkat Provinsi!
Pejabat Tak Capai Target Diminta Mundur
Helmi Hasan bersikap tegas: pejabat yang gagal mencapai target akan diminta mundur. “Kalau tidak bekerja sesuai harapan, lebih baik mundur. Banyak orang yang punya kemampuan tapi belum dapat kesempatan,” ujarnya. Ia juga mengajak media untuk turut mengawasi kinerja para pejabat agar pemerintahan lebih transparan dan akuntabel.
Dorongan Jemput Anggaran Pusat
Salah satu arahan utama Gubernur Helmi ialah pentingnya inovasi dalam menjemput dana dari Pemerintah Pusat, termasuk dana Inpres dari berbagai kementerian. Menurutnya, pejabat tak boleh pasif menunggu bantuan, tapi harus proaktif mencari peluang pendanaan untuk kemajuan Bengkulu.
“Kita butuh pejabat yang punya ide dan inovasi. Kalau di OPD yang punya potensi pendapatan, harus naik. Kalau di OPD yang dekat dengan kementerian, harus bisa jemput dana pusat,” tutupnya. Dengan semangat baru ini, Helmi berharap para pejabat dapat membawa perubahan nyata bagi masyarakat Bengkulu melalui kerja keras, kreativitas, dan kolaborasi lintas sektor.